Isu sampah menjadi salah satu poin penting yang disoroti Presiden Prabowo dalam Rakornas. Bagi Kepri, persoalan ini dinilai sangat krusial mengingat provinsi ini merupakan salah satu pintu utama pariwisata nasional dan penyumbang wisatawan mancanegara terbesar ketiga di Indonesia.
“Penanganan sampah ini sangat penting bagi Kepri. Kita hidup dari pariwisata. Lingkungan yang bersih bukan sekadar estetika, tetapi juga menentukan kepercayaan wisatawan,” tegas Iman.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan perlunya keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan sampah, terutama menjelang masa liburan dan puncak kunjungan wisata. Presiden juga mendorong keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, hingga TNI dan Polri.
Presiden bahkan mengusulkan gerakan gotong royong yang dilakukan secara rutin dengan melibatkan pelajar dan aparatur negara sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif menjaga lingkungan. Pemerintah pusat, kata Prabowo, siap mendukung melalui kebijakan serta alokasi anggaran untuk mempercepat penanganan sampah di daerah.
“Sampah itu bencana, sampah itu penyakit. Kita mau harapkan pariwisata kalau lingkungan kita jorok dan kotor? Pemerintah akan mendukung dan kita segera mulai,” tegas Presiden Prabowo.
Dalam waktu dekat, Presiden Prabowo juga berencana meluncurkan Gerakan Indonesia Asri, sebuah gerakan nasional yang mengusung nilai Aman, Sehat, Resik, dan Indah, sebagai langkah konkret memperbaiki kualitas lingkungan sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pariwisata.
Menutup pernyataannya, Iman menegaskan komitmen DPRD Kepri untuk terus mendorong dan mengawal agar seluruh arahan Presiden tidak berhenti sebagai wacana, melainkan benar-benar diwujudkan dalam kebijakan dan aksi nyata di daerah. (***)










