IDNNEWS.CO.ID, Natuna – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau memperkuat akses pembiayaan dan literasi keuangan pelaku sektor perikanan di Kabupaten Natuna melalui kegiatan Literasi dan Business Matching Produk Keuangan Sektor Perikanan.
Kegiatan tersebut mempertemukan pelaku usaha perikanan dengan industri jasa keuangan untuk mendorong akses terhadap produk dan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan usaha.
Kegiatan yang diselenggarakan di Kabupaten Natuna, Rabu (30/9), dihadiri Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau Sinar Danandjaya, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Natuna Khaidir, serta Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Natuna Dedy Damhudy.
Sekitar 100 peserta mengikuti kegiatan tersebut yang terdiri atas offtaker, pengepul, nelayan tangkap, nelayan budidaya, pelaku pengolahan hasil perikanan, dan penyuluh perikanan. Kegiatan juga melibatkan perwakilan perbankan dan lembaga jasa keuangan nonbank yang beroperasi di Kabupaten Natuna.
Sinar Danandjaya menyampaikan bahwa penguatan sektor perikanan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, regulator, pelaku usaha, dan industri jasa keuangan agar potensi ekonomi daerah dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Potensi sektor perikanan Natuna perlu didukung dengan literasi keuangan yang baik dan akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan industri jasa keuangan menjadi penting untuk memperkuat ekosistem perikanan Natuna,” ujar Sinar Danandjaya.
Sinar menambahkan bahwa peningkatan literasi keuangan perlu berjalan seiring dengan perluasan akses keuangan. Pelaku usaha perlu memahami kemampuan keuangannya, manfaat dan biaya produk keuangan, risiko, serta kewajiban sebelum memilih dan memanfaatkan produk atau layanan keuangan.
