Serangan mendadak itu membuat korban tidak sempat menghindar. Rekan-rekan korban yang berada di lokasi berusaha mengejar para pelaku, namun mereka berhasil melarikan diri sebelum sempat diamankan warga maupun teman korban.
AL langsung terkapar bersimbah darah dan tidak sadarkan diri akibat sejumlah luka tusuk yang dideritanya.
Dalam kondisi kritis, korban kemudian dibawa oleh rekan-rekannya untuk mendapatkan pertolongan medis. Setelah sempat mendatangi beberapa fasilitas kesehatan terdekat, korban akhirnya mendapatkan penanganan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Batam.
Dokter jaga yang menangani korban mengungkapkan bahwa AL mengalami tujuh luka tusuk yang tersebar di bagian punggung, samping tubuh, serta lengan.
“Korban datang dalam kondisi kritis dan memerlukan tindakan operasi oleh dokter bedah,” ujar salah seorang tenaga medis.
Korban kemudian menjalani operasi sekitar pukul 09.00 WIB dan hingga berita ini diterbitkan masih berada dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Batam.
Sementara itu, aparat Unit Reskrim Polsek Batam Kota bergerak cepat melakukan penyelidikan. Sejumlah anggota kepolisian telah mendatangi rumah sakit untuk meminta keterangan awal dari para saksi yang berada di lokasi kejadian.
Sekitar pukul 10.00 WIB, ayah korban, Amrullah, secara resmi melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Batam Kota.
