Jurnalis Sebagai Pilar Keempat Demokrasi Modern

Hubungan antarastate operatordan public operator seharusnya menjadi sebuah simbiosis mutualisme yang kokoh. Mereka ibarat pasangan suami-istri dalam sebuah rumah tangga yang tangguh. Hubungan keduanya diikat oleh prinsip kultural luhur kita: salingasih, asah, dan asuhdemi membangun keharmonisan keluarga besar bernama Indonesia.

Begitu pula dalam kehidupan bernegara. Aparatur negara membutuhkan jurnalis sebagai pengingat, jembatan kritik, dan penyambung lidah rakyat. Sebaliknya, jurnalis membutuhkan aparatur negara yang terbuka, transparan, dan kooperatif dalam memberikan informasi demi mencerdaskan bangsa.

Kita membutuhkan proses dialektika yang sehat, kritis, namun tetap konstruktif. Hanya melalui harmoni relasi antara negara yang akuntabel dan pers yang berintegritas inilah, cita-cita Indonesia yang sejahtera, adil, dan makmur dapat kita wujudkan bersama.

Bacaan Lainnya

Pos terkait