Kehadiran Jetour T2 di pasar otomotif dunia memang sangat fenomenal. Sejak pertama kali dipasarkan secara global 26 bulan lalu, model ini telah mencatatkan angka penjualan lebih dari 400.000 unit. Di Indonesia sendiri, sejak peluncuran resminya pada akhir November 2025, SUV ini telah mengantongi lebih dari 1.000 pemesanan.
Guna memberikan rasa tenang bagi konsumen, setiap pembelian Jetour T2 dibekali dengan paket garansi tanpa batas kilometer selama enam tahun yang mencakup mesin dan kendaraan.
Selain itu, pemilik juga berhak atas layanan pemeliharaan gratis (free maintenance) selama tiga tahun atau 45.000 km, meliputi biaya suku cadang dan jasa.
Mengusung filosofi Rugged Adventure SUV, Jetour T2 memiliki dimensi yang dominan dengan panjang 4.785 mm dan lebar lebih dari dua meter.
Desain eksteriornya yang boxy tidak hanya menonjolkan estetika maskulin, tetapi juga fungsionalitas tinggi. Struktur bodinya menggunakan Hardtop Cage Body dengan 80% baja berkekuatan tinggi, memberikan kekakuan torsional mencapai 31.000 Nm.
Ketangguhan ini didukung oleh mesin Kunpeng Power 2.0 Tgdi yang mampu menghasilkan tenaga 245 Ps dan torsi 375 Nm. Kendaraan ini dibekali sistem X-WD dengan tujuh mode berkendara yang didukung teknologi Borgwarner generasi keenam.
Fitur seperti Crawl Mode dan Hill Descent Control menjadikan SUV ini ramah bagi pengemudi pemula maupun wanita saat harus menaklukkan medan berat.
Di balik tampilan luarnya yang gahar, interior Jetour T2 menawarkan kemewahan kelas satu. Kabin senyap dengan standar NVH setingkat perpustakaan dipadukan dengan kursi suede, sistem audio premium Sony 12 speaker, serta panoramic sky roof 65 inci.
Sektor keamanan didukung penuh oleh sistem ADAS Bosch generasi terbaru yang mencakup Adaptive Cruise Control hingga kantong udara di enam titik.
Saat ini, Jetour telah mengoperasikan tiga showroom di wilayah Kepulauan Riau, yakni dua di Batam dan satu di Tanjung Pinang. Secara nasional, Jetour menargetkan pengembangan hingga 40 showroom pada akhir tahun 2026. (***)









