Jemari Kerja, Harapan Baru Pemuda Kepri Menembus Dunia Kerja

Masukan dari para pengguna dan pihak yang memahami kebutuhan tenaga kerja dinilai penting agar fitur dan layanan yang tersedia benar-benar menjawab persoalan di lapangan.

Pendekatan tersebut diharapkan membuat Jemari Kerja berkembang sebagai platform yang tidak hanya mudah digunakan, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pencari kerja dan perusahaan.

Bagi Rumah Pemuda Kepulauan Riau, keberhasilan inovasi digital di bidang ketenagakerjaan pada akhirnya harus terlihat dari manfaat yang dirasakan masyarakat.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Endipat Wijaya dan Wagub Kepri Nyanyang Haris Saksikan Sengitnya Perempat Final Garuda Yaksa 2026, Dukung Lahirnya Talenta Futsal Kepri

Jumlah unduhan atau pengguna aplikasi memang dapat menjadi salah satu indikator jangkauan layanan. Namun, ukuran yang lebih substantif adalah sejauh mana platform tersebut membantu pencari kerja mendapatkan pekerjaan, memperluas akses pelatihan, membuka kesempatan pemagangan, dan mengurangi kesenjangan informasi ketenagakerjaan.

Khairil berharap Jemari Kerja dikelola secara berkelanjutan dengan informasi lowongan yang akurat, sistem yang mudah digunakan, serta hubungan yang kuat dengan perusahaan dan industri di daerah.

“Pemuda Kepri membutuhkan kesempatan dan akses yang nyata untuk berkembang. Karena itu, kami berharap Jemari Kerja dapat dikelola secara berkelanjutan, dengan informasi yang akurat, sistem yang mudah digunakan, serta keterhubungan langsung dengan kebutuhan perusahaan di daerah,” tambahnya.

BACA JUGA:  Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura Apresiasi 3.702 Program Bedah Rumah BSPS 2026

Harapan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa transformasi digital di sektor ketenagakerjaan membutuhkan kolaborasi dan konsistensi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *