Menurut Kwin Fo, perkembangan industri data center telah menempatkan Batam pada radar investasi global. Kedekatan geografis dengan Singapura, dukungan infrastruktur, serta ekosistem investasi yang terus berkembang menjadi sejumlah faktor yang meningkatkan daya tarik Batam bagi industri digital dan data center.
“Ketika berbicara mengenai pengembangan data center di Indonesia, Batam semakin dikenal oleh investor global. Kedekatannya dengan Singapura dan posisinya sebagai bagian dari kawasan perdagangan bebas memberikan nilai tambah yang sangat menarik bagi investor, khususnya di sektor teknologi dan AI,” jelasnya.
Kwin Fo juga menyampaikan bahwa BP Batam memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem investasi yang mendukung percepatan pengembangan industri di Batam. Pada kesempatan tersebut, BP Batam turut hadir sebagai pembicara yang diwakili oleh Wakil Kepala BP Batam. Menurutnya, kemudahan dan kecepatan proses perizinan menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan daya saing Batam dalam menarik investasi global.
“Batam memiliki keunggulan sebagai kawasan perdagangan bebas. Dukungan BP Batam dalam memberikan kemudahan dan kecepatan proses investasi menjadi salah satu faktor penting yang membuat Batam semakin menarik bagi investor teknologi dan data center,” tambah Kwin Fo.
Selain aspek keandalan pasokan listrik, PLN Batam juga terus memperkuat komitmen terhadap penyediaan energi yang lebih hijau. Pengembangan energi terbarukan tersebut akan terus diperluas secara bertahap.











