Investasi hingga US$26,73 M, Konsorsium AS dan Jerman Bangun Industri Semikonduktor di Batam

PT Quantum Luminous Indonesia dan Tynergy Group telah melakukan rangkaian pertemuan dengan BP Batam yang membahas terkait kesiapan lahan, utilitas, dan dukungan infrastruktur.

Proyek pembangunan ini mencakup pabrik semikonduktor untuk mendukung kebutuhan global chip dan elektronik, pabrik manufaktur solar cell dan wafer, serta pabrik hilirisasi pasir silika.

Sebagai bagian dari upaya percepatan realisasi investasi proyek, perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam konsorsium tersebut mendesak percepatan finalisasi seluruh proses perizinan yang diperlukan agar konstruksi tahap pertama dapat segera dimulai.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Rudi-Rafiq Bakal Buat Pembangunan seperti Batam di Provinsi Kepri

Mengingat rencana pembangunan ini berada dalam status PSN, perusahaan menilai percepatan izin penting sebagai kepastian investasi.

Selain itu, percepatan perizinan juga penting dalam kesiapan rantai pasok industri, penyerapan tenaga kerja lokal dan transfer acknowledge & technology melalui program vocational pada perusahaan induk yang berbasis di Jerman.

Perusahaan juga mengajak para stake-holder untuk dapat melihat secara langsung proses produksi yang berbasis pada perusahaan induk di Jerman maupun AS pada awal tahun 2026.

Sebagai informasi, rencana investasi Tynergy Group di Indonesia berawal dari pertemuan pada saat penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali tahun 2022, melalui diskusi dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Pertemuan difasilitasi oleh Duta Besar Republik Indonesia di AS saat itu, Rosan Roeslani.

BACA JUGA:  Realisasi Investasi di Kepri Capai Rp47,26 Triliun dari 14.336 Proyek

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *