Indosat Catat 2 Miliar Deteksi Scam dan Spam, SATSPAM Raih Pengakuan Internasional

IDNNEWS.CO.ID, Jakarta – SATSPAM, inisiatif perlindungan masyarakat dari scam dan spam berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang dikembangkan oleh Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) bersama Tanla Platforms, mendapat pengakuan internasional setelah diangkat sebagai studi kasus oleh London Business School (LBS), salah satu sekolah bisnis terkemuka di dunia.

Dalam kajiannya, London Business School menyoroti SATSPAM sebagai contoh bagaimana teknologi AI dapat dimanfaatkan untuk membantu melindungi masyarakat dari ancaman scam digital yang terus berkembang.

Studi tersebut juga mengangkat pentingnya kolaborasi antara pelaku industri, pemerintah, regulator, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem perlindungan digital yang lebih kuat, aman, dan terpercaya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  OJK Perkuat Tameng Konsumen di Era Digital, Transaksi Kripto Capai Rp360 Triliun

Pengakuan ini turut mencerminkan sinergi yang kuat antara dunia usaha dan pemerintah, termasuk dukungan Komdigi dalam menciptakan ekosistem transformasi digital yang kondusif sehingga inovasi seperti SATSPAM dapat berkembang dan mendapat pengakuan di tingkat global.

Director and Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison sekaligus Chair Global Anti-Scam Alliance (GASA) Indonesia Chapter, Reski Damayanti, mengatakan pengakuan dari London Business School menunjukkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus berkontribusi pada diskusi global mengenai keamanan digital.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *