Satgas PASTI mengimbau masyarakat untuk menyimpan seluruh bukti pendukung ketika menyampaikan laporan. Bukti yang lengkap akan membantu proses verifikasi dan tindak lanjut laporan dapat dilakukan dengan lebih cepat.
Beberapa bukti yang perlu disiapkan antara lain nomor telepon pelaku secara lengkap, isi percakapan beserta tanggal dan waktu komunikasi, serta bukti transfer atau mutasi rekening.
Masyarakat juga diminta menyimpan informasi mengenai nama entitas, aplikasi, situs, akun media sosial, atau pihak yang menawarkan transaksi.
Selain itu, tautan atau URL maupun nama pengguna (username) yang digunakan pelaku juga perlu didokumentasikan.
Masyarakat diingatkan agar tidak menghapus percakapan maupun aplikasi yang berkaitan dengan penipuan sebelum seluruh bukti berhasil didokumentasikan.
Langkah tersebut penting agar bukti dapat digunakan untuk membantu proses penelusuran, pemblokiran rekening, serta upaya penyelamatan dana korban oleh pihak berwenang.
SUMBER: CNBC INDONESIA
