GSIH Hadir di Batam, Ekosistem Digital dan Startup Dibidik Tembus Pasar Asia Tenggara

Menurut dia, hub tersebut akan memfasilitasi empat pilar utama, yakni talent, technology, market, dan network.

Rangkaian Level Up Batam juga menghadirkan Community Building Workshop bersama Instellar. Kegiatan tersebut membahas pengembangan komunitas serta bagaimana komunitas lokal dapat terhubung dengan berbagai aktor ekosistem lainnya.

Penguatan komunitas dipandang sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun ekosistem digital daerah.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Rakor Perencanaan Pembangunan, Wawako Li Claudia: Harus Kompak, Tidak Bisa Bekerja Sendiri

Ke depan, koneksi yang terbentuk diharapkan berkembang dalam berbagai bentuk, mulai dari community-led meetup, pengembangan talenta, kolaborasi kampus dan komunitas hingga koneksi antara startup, talenta dan kebutuhan industri.

Peters menegaskan GSIH diharapkan tidak sekadar menjadi sebuah program, tetapi berkembang sebagai ruang yang hidup bagi komunitas lokal.

“Kami ingin GSIH menjadi rumah yang hidup bagi komunitas lokal,” katanya.

Dengan hadirnya GSIH, Batam memiliki peluang semakin besar untuk menghubungkan potensi lokal dengan jejaring nasional dan pasar regional. Penguatan startup, industri gim, talenta dan komunitas digital diharapkan menjadi salah satu penggerak baru ekonomi berbasis teknologi di kota industri tersebut.

BACA JUGA:  Perluas Permodalan, OJK Gelar Business Matching untuk Pelaku Usaha di Tanjungpinang

GSIH sendiri merupakan inisiatif Komdigi untuk memperkuat ekosistem startup, talenta, komunitas, industri dan inovasi digital Indonesia melalui akses terhadap pengetahuan, jejaring, talenta, teknologi dan peluang pasar. Program ini hadir di 10 kota dengan aktivasi yang disesuaikan dengan potensi masing-masing daerah. (Iman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *