Selama lima hari penyelenggaraan, hampir seluruh tenant mencatatkan penjualan habis setiap malam. Pada puncak acara, 16 Februari 2026, tercatat 1.584 pengunjung masuk melalui gerbang utama dengan estimasi total kunjungan mencapai sekitar 2.500 orang per malam.
Menariknya, pengunjung tidak hanya berasal dari Batam dan wilayah sekitar, tetapi juga wisatawan mancanegara dari Singapura, Malaysia, Brunei, dan sejumlah negara lainnya. Hal ini menunjukkan potensi kawasan Nagoya sebagai magnet wisata belanja dan hiburan regional.
Lonjakan kunjungan tersebut sekaligus menjadi sinyal pemulihan ekonomi kawasan Nagoya yang sempat mengalami perlambatan pascapandemi Covid-19. Kebangkitan ini menjadi simbol transformasi Batam menuju kota perdagangan, jasa, dan investasi yang semakin kompetitif di tingkat regional. (**)
