IDNNEWS.CO.ID, BATAM – Perekonomian Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan kinerja impresif sepanjang 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kepri secara kumulatif tercatat 6,94 persen, dengan pertumbuhan year on year mencapai 7,89 persen.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kepulauan Riau, Sinar Danandjaya disela-sela buka puasa bersama awak media pada Selasa (3/3/2026) menyebut bahwa capaian tersebut menjadikan Kepri sebagai provinsi dengan pertumbuhan tertinggi di Sumatera.
“Kalau kita bandingkan dengan wilayah Sumatera bagian utara, Kepri tumbuh paling tinggi dan bahkan menjadi yang tertinggi se-Sumatera. Alhamdulillah, Kepri tidak mengalami kejadian-kejadian katastrofik yang berdampak pada ekonomi,” ujarnya.
Ia mencontohkan, beberapa daerah lain di Sumatera mengalami tekanan, bahkan pertumbuhan negatif akibat bencana dan faktor eksternal. Namun Kepri mampu menjaga stabilitas sehingga pertumbuhan tetap terakselerasi.
Dari sisi industri jasa keuangan, OJK mencatat terdapat 43 Bank Perkreditan Rakyat (BPR), 2 BPRS, serta 18 pergadaian yang berada dalam pengawasan OJK Kepri.
Untuk bank umum, kinerja menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan nasional. Aset perbankan di Kepri tumbuh 13,74 persen, sedikit di atas pertumbuhan nasional yang sebesar 13,44 persen.
