Ekonomi Indonesia Hadapi ‘Awan Gelap’ Global, Perry Warjiyo: “Kuncinya Satu, Sinergi!”

3. Penguatan pemberdayaan dan pendalaman pasar keuangan
Pengembangan instrumen keuangan, literasi masyarakat, serta penguatan UMKM menjadi prioritas.

4. Akselerasi ekonomi keuangan internasional
Indonesia harus meningkatkan posisi dalam arus ekonomi global melalui penguatan kerja sama dan integrasi sistem pembayaran.

5. Kerja sama investasi dan perdagangan internasional
Kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai negara diperlukan untuk mengamankan pasar dan arus modal.

Bacaan Lainnya

Perry menegaskan bahwa stabilitas bukan berarti stagnasi. “Stabilitas yang dinamis adalah stabilitas yang membuat harga terkendali, rupiah stabil, ekonomi bergerak cepat, dan rakyat merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Ia menyebut konsep tersebut sebagai “sumitronomis”, yang menekankan kolaborasi erat antara kebijakan fiskal dan moneter sebagai mesin pertumbuhan dan stabilitas.

Perry menegaskan bahwa masa depan ekonomi Indonesia membutuhkan komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan.

“Kedepan, mari kita perkuat sinergi. Bersatu, kita tangguh dan mandiri,” tutupnya disambut tepuk tangan hadirin.

Pertemuan Tahunan BI 2025 pun menjadi ruang refleksi sekaligus peta jalan untuk menavigasi tantangan global menuju Indonesia yang lebih kuat, adaptif, dan berdaya saing. (Iman Suryanto)



Pos terkait