Berbagai upaya tersebut berjalan seiring dengan perbaikan sejumlah indikator pembangunan. Amsakar menyebut angka kemiskinan di Batam turun dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen.
“Pertumbuhan ekonomi kita pada semester pertama mencapai 7,28 persen. Ini merupakan pertumbuhan terbesar dalam lima tahun terakhir. Indeks Pembangunan Manusia kita juga berada pada angka 83,8 dengan kategori sangat tinggi, yang turut mengantarkan Kepulauan Riau menjadi provinsi dengan IPM terbaik ketiga di Indonesia,” jelasnya.
Mengakhiri pertemuan, Amsakar mengajak masyarakat Sungai Beduk untuk terus menjaga kebersamaan dan menyikapi informasi di media sosial secara bijak. Ia mengingatkan warga agar memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya sehingga tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas sumbernya.
Amsakar juga menegaskan bahwa capaian pembangunan dan berbagai penghargaan yang diraih Batam merupakan hasil kerja bersama pemerintah dan masyarakat.
“Pencapaian dan berbagai penghargaan yang diraih Kota Batam bukan milik pribadi Amsakar atau Li Claudia, melainkan hasil kerja keras seluruh warga Batam. Kami memohon doa agar senantiasa diberikan kesehatan, keteguhan hati untuk tetap berada di jalur yang benar, serta kemampuan menuntaskan seluruh janji program pembangunan demi kemajuan Kota Batam,” tutupnya.(**)
