Ke depan, BP Batam menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan investasi melalui percepatan proses perizinan, peningkatan koordinasi antarinstansi, serta menciptakan kepastian hukum dan kenyamanan bagi para investor.
Amsakar menilai bahwa di tengah dinamika geopolitik global pada tahun 2026 yang masih diwarnai ketegangan geopolitik, kebijakan tarif perdagangan, serta gangguan rantai pasok internasional, Batam justru memiliki peluang besar untuk memperkuat posisinya sebagai kawasan investasi strategis.
Hal ini tidak terlepas dari letak geografis Batam yang berada di jalur perdagangan internasional yang sangat strategis serta statusnya sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, Batam diyakini mampu menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru yang semakin penting bagi Indonesia.
Melalui kegiatan Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026 ini, BP Batam berharap sinergi antara pemerintah, investor, serta seluruh mitra strategis dapat terus diperkuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong Batam menjadi kawasan investasi unggulan yang semakin kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan di masa depan. (***)









