IDNNEWS.CO.ID, VIETNAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat strategi menarik investasi asing dengan membangun Investment Corridor Indonesia–Vietnam melalui sinergi bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Hanoi.
Langkah ini menjadi bagian dari transformasi diplomasi investasi BP Batam yang kini lebih berorientasi pada realisasi proyek investasi daripada sekadar promosi.
Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Vietnam, Adam Mulawarman Tugio, sepakat memperkuat kolaborasi strategis dengan menjadikan KBRI Hanoi sebagai Strategic Investment Gateway yang menghubungkan BP Batam dengan investor, asosiasi industri, lembaga keuangan, hingga perusahaan-perusahaan unggulan Vietnam.
Menurut Fary, persaingan investasi global saat ini telah berubah. Investor tidak lagi hanya mencari insentif fiskal, tetapi juga mempertimbangkan kepastian regulasi, kecepatan pelayanan, kemudahan berusaha, serta ekosistem investasi yang mampu menjamin keberlanjutan usaha.
“Persaingan investasi global telah memasuki babak baru. Investor kini lebih mengutamakan kepastian regulasi, pelayanan yang cepat, kemudahan berusaha, serta ekosistem investasi yang mampu menjamin keberhasilan jangka panjang. Karena itu, diplomasi investasi tidak cukup hanya melalui promosi, tetapi harus diwujudkan dalam kemitraan strategis yang mampu mengubah potensi menjadi realisasi investasi,” ujar Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis dalam keterangan resminya pada Kamis (30/7/2026) malam.
