Dari Pekarangan ke Pasar, Pertamina Patra Niaga Bantu KWT Batam Bangkitkan Ekonomi Perempuan

“Kalau tidak ada Pertamina, mungkin kami tidak bisa sampai di sini,” ujar Marsih, pengurus kelompok KWT Kampung Tani Berdikari, Nongsa, Batam menimpali.

Dukungan ini mencerminkan pergeseran peran korporasi dari sekadar bisnis energi menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan ekonomi lokal.

Di tengah angka inflasi, grafik ekonomi, dan laporan statistik, kisah 18 ibu ini menghadirkan wajah lain dari ekonomi yang hidup, yang nyata, dan yang tumbuh dari bawah. Mereka mungkin tidak berbicara tentang indeks harga konsumen.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Tarif Dagang AS Indonesia Jadi 10 Persen, Pemerintah Masih Kejar Angka Lebih Rendah

Namun setiap kali mereka memanen, mereka sebenarnya sedang mengurangi tekanan belanja rumah tangga, menjaga stabilitas pangan keluarga dan secara kecil, ikut menahan laju inflasi.

Dari pekarangan sederhana itu, mereka menanam lebih dari sekadar sayur. Namun mereka menanam ketahanan ekonomi.

Dan di tengah dinamika ekonomi Kepulauan Riau yang terus bergerak, mungkin justru dari tangan-tangan inilah stabilitas itu perlahan dijaga. (Iman Suryanto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *