Dampak Kenaikan Tarif Ferry, Pelaku Pariwisata Keluarkan ‘Jurus Jitu’ Gaet Peningkatan Kunjungan Wisman

“Kita memahami adanya tekanan biaya operasional, terutama akibat kenaikan harga bahan bakar. Namun operator diharapkan tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat serta dampaknya terhadap sektor pariwisata dan perdagangan,” ujarnya.

Kebijakan tambahan biaya bahan bakar ini dinilai berpotensi mempengaruhi arus wisatawan, khususnya wisatawan asal Singapura yang selama ini menjadi pasar utama pariwisata Batam dan Bintan.

Sementara itu, General Manager Gold Coast International Ferry Terminal, Rusli Den saat ditemui dalam Sarasehan Pariwisata yang dihadiri penggiat dan jurnalis pariwisata di Kepri pada Jumat (13/3/2026) sore, mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan inovasi dan pelayanan guna menjaga kenyamanan wisatawan yang menggunakan jalur laut.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, terminal tersebut telah menghadirkan berbagai kemudahan layanan bagi penumpang internasional, mulai dari proses keberangkatan yang lebih cepat, sistem layanan yang lebih sederhana, hingga peningkatan fasilitas bagi wisatawan.

“Kami terus melakukan berbagai inovasi layanan agar wisatawan merasa nyaman. Proses keberangkatan dibuat lebih mudah dan lancar sehingga pengalaman perjalanan menjadi lebih baik,” kata Rusli.

Selain peningkatan layanan, pengelola terminal juga menggandeng sejumlah pelaku usaha pariwisata untuk menghadirkan paket promosi bagi wisatawan yang datang melalui terminal tersebut.

Rusli menambahkan bahwa strategi promosi dan peningkatan layanan tersebut menjadi langkah penting untuk menjaga daya saing pariwisata Batam di tengah dinamika tarif transportasi.

Pos terkait