Catatan Satu Tahun Pasca-Pilkada, Bawaslu Kepri Ajak Publik Perkuat Pengawasan Partisipatif

“Semua yang hadir hari ini adalah keluarga besar Bawaslu. Selama ini kita bersama mengawal demokrasi. Peran komunitas sangat penting dalam menyebarkan informasi positif kepada masyarakat,” katanya.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda terakhir Bawaslu Kepri di tahun 2025. Meski saat ini merupakan periode non-tahapan, Bawaslu tetap melanjutkan program pendidikan politik dan pengawasan partisipatif di berbagai lapisan masyarakat.

Maryamah juga menyampaikan bahwa program pengawasan partisipatif Bawaslu mendapat apresiasi tinggi dari Komisi II DPR RI pada RDP beberapa waktu lalu. Program tersebut bahkan telah berjalan konsisten sejak awal 2000-an dan terus berkembang.

Bacaan Lainnya

“Tujuan utama kita adalah merawat demokrasi. Dengan edukasi yang kontinu, komunitas-komunitas ini dapat membangun kesadaran kolektif untuk menyebarkan informasi positif kepada masyarakat yang mungkin belum tersentuh langsung oleh Bawaslu,” tutupnya.

Melalui sosialisasi ini, Bawaslu Kepri berharap seluruh elemen yang hadir dapat menjadi relay informasi, mitra pengawasan, sekaligus penjaga demokrasi menuju Pemilu Serentak 2029.

Acara berlangsung hangat dan interaktif, menandai komitmen bersama untuk terus memperbaiki sistem pengawasan pemilu agar lebih inklusif, transparan, dan partisipatif. (Iman Suryanto)

Pos terkait