Catatan Satu Tahun Pasca-Pilkada, Bawaslu Kepri Ajak Publik Perkuat Pengawasan Partisipatif

Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kepri, Dr. Maryamah, M.Pd.I, disela-sela membuka kegiatan menekankan pentingnya refleksi bersama setelah satu tahun gelaran Pilkada.

Dalam penyampaiannya, Maryamah menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang untuk meninjau kembali berbagai catatan kinerja, dinamika lapangan, serta model penanganan pengawasan yang telah diterapkan.

“Bawaslu mengajak kita semua untuk melihat kembali apa yang perlu diperbaiki. Meski Pemilu 2029 terasa masih lama, penguatan kapasitas masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

“Demokrasi tidak bisa dijaga secara spontanitas. Ia harus dirawat setiap hari melalui pendidikan politik dan partisipasi masyarakat,” tegasnya lagi.

Sebagaimana diketahui, sosialisasi ini turut menghadirkan dua narasumber utama. Diantaranya, Dr. Bismar Arianto, S.Sos, M.Si, akademisi dan pengamat kepemiluan, serta Syafrida Rasahan, Tenaga Ahli DPR RI .

Peserta kegiatan berasal dari beragam komunitas di Kepri—mulai dari OKP, LSM, ormas, media cetak dan elektronik, hingga perwakilan perguruan tinggi. Kehadiran mereka dianggap mewakili unsur masyarakat yang selama ini menjadi mitra strategis Bawaslu.

Maryamah menegaskan bahwa media dan komunitas sosial memiliki posisi yang berpengaruh dalam membangun kesadaran publik terkait kepemiluan.

Pos terkait