“Secara ekonomi, kondisi ini memberi sinyal positif terhadap stabilitas pasokan air baku bagi sektor rumah tangga maupun industri. Batam sebagai kawasan industri dan perdagangan sangat bergantung pada ketersediaan air dari waduk-waduk tersebut untuk mendukung aktivitas manufaktur, galangan kapal, hingga kawasan perdagangan bebas,” jelasnya.
Tingginya TMA di sejumlah waduk mencerminkan cadangan air yang memadai, sehingga risiko gangguan distribusi air dalam jangka pendek relatif kecil. Stabilitas suplai air menjadi faktor penting dalam menjaga iklim investasi dan keberlanjutan operasional industri di Batam.
Di sisi lain, kondisi waduk yang melampaui top spill juga perlu dikelola dengan pengaturan pintu air dan sistem pengendalian debit agar tidak menimbulkan limpasan berlebih, terutama jika terjadi hujan intensitas tinggi dalam beberapa hari ke depan.
“Dengan cadangan air yang saat ini cukup kuat, pelaku usaha dan masyarakat di Batam dapat menjalankan aktivitas ekonomi dengan lebih tenang, sementara pengelola waduk tetap perlu menjaga keseimbangan antara optimalisasi pasokan dan mitigasi potensi risiko hidrologi,” tegasnya. (Iman Suryanto )
[2/26, 19:32] – Hamba Allah-: Judulnya bisa ini juga : “Tinggi Muka Air Waduk Naik, Ketahanan Air Batam Dukung Stabilitas Ekonomi”
