BP Batam Usulkan Anggaran Rp2,44 Triliun untuk 2027, Rp665,11 Miliar untuk Infrastruktur

IDNNEWS.CO.ID, JAKARTA — Badan Pengusahaan (BP) Batam mengusulkan pagu anggaran Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp2,44 triliun. Usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) tersebut disampaikan langsung Kepala BP Batam Amsakar Achmad, didampingi Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra dan jajaran.

Seluruh anggaran yang diusulkan BP Batam bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Telkomsel Sukses Hadirkan Kenyamanan Jaringan di Momen Pilkada. 'Trafik Data Naik 11.36%'

Amsakar mengatakan, penyusunan RKA 2027 diarahkan untuk mendukung percepatan perizinan investasi, memperkuat pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan pelayanan publik di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.

“Rencana kerja dan anggaran tahun 2027 fokusnya adalah bagaimana pelayanan semakin cepat, infrastruktur semakin baik dan iklim investasi semakin memberikan kepastian,” kata Amsakar.

Ia menjelaskan, arah pembangunan BP Batam pada 2027 sejalan dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027, yaitu “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi dan Industri.”

Rp665,11 Miliar untuk Pengembangan Infrastruktur

Salah satu fokus utama dalam RKA BP Batam 2027 adalah pembangunan dan pengembangan infrastruktur.

BP Batam mengalokasikan Rp665,11 miliar untuk kegiatan pengembangan infrastruktur di KPBPB Batam.

BACA JUGA:  Sambut Hari Bhakti RSBP. BP Batam Bersama PMI Gelar Donor Darah, Wujud Nyata Kepedulian untuk Sesama

Anggaran tersebut diarahkan untuk sejumlah sektor, meliputi fasilitas pelabuhan, infrastruktur jalan, jembatan, fasilitas bandara, drainase, fasilitas air bersih dan limbah atau IPAL, kawasan dan wisata, serta fasilitas kesehatan.

Menurut Amsakar, pembangunan infrastruktur memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi dan investasi di Batam.

“Pembangunan infrastruktur harus memberikan dampak nyata terhadap produktivitas dan pertumbuhan ekonomi Batam,” tegasnya.

Amsakar juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Komisi VI DPR RI terhadap pelaksanaan tugas BP Batam dalam mengelola, mengembangkan, dan membangun KPBPB Batam.

“Kami berkomitmen menjalankan anggaran secara efektif, efisien dan akuntabel, sehingga setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, pengembangan Batam dan perekonomian nasional,” pungkasnya.

BACA JUGA:  BP Batam Edukasi 108 Sekolah soal Kebakaran, Ariastuty: Keselamatan Harus Diajarkan Sejak Dini

Komisi VI DPR RI Apresiasi Kinerja BP Batam

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto mengapresiasi kinerja BP Batam.

Ia berharap anggaran yang disiapkan BP Batam dapat dikelola secara akuntabel dan inklusif melalui program-program prioritas yang terukur.

“Kami apresiasi kunjungan kita di lapangan mendapati banyak sekali capaian progresif Batam di mata masyarakat dan pelaku usaha. Kami harap agar anggaran ini dapat dikelola secara efektif dan akuntabel melalui program prioritas yang terukur untuk meningkatkan pelayanan publik, investasi, konektivitas, penciptaan lapangan kerja dan daya saing Batam,” harap Adisatrya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *