BP Batam Ajukan Tambahan Anggaran Rp2,88 Triliun, Targetkan Jadi Motor Ekonomi Nasional

Untuk konektivitas laut dan udara, Rp155,93 miliar (5 persen) dialokasikan bagi pembangunan container yard (CY) di Pelabuhan Batu Ampar, perbaikan magcobar, pagar ISPS Code, ponton dan atap Terminal Sekupang, hingga perbaikan akses jalan dan lereng gedung kargo.

Sementara Rp351,45 miliar (12 persen) diarahkan ke pengembangan kawasan. Program ini mencakup pembangunan di Tanjung Banun, renovasi gedung Mall Pelayanan Publik, renovasi Masjid Batul Makmur, hingga pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di rumah susun.

Bagi Amsakar, perjuangan anggaran bukan sekadar menambah angka dalam dokumen APBN. Lebih dari itu, usulan tersebut adalah jalan untuk menempatkan Batam di panggung pembangunan nasional sebagai pusat investasi, industri, dan logistik.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  DPRD Batam Setujui Perubahan KUA-PPAS 2025, Anggaran Naik Jadi Rp4,41 Triliun

“Batam punya posisi strategis di jalur pelayaran internasional. Dengan infrastruktur yang lebih baik, Batam tidak hanya menjadi motor ekonomi Kepulauan Riau, tapi juga pilar penting dalam mendukung daya saing Indonesia di tingkat global,” jelasnya.

Ia menegaskan, dukungan Komisi VI DPR RI sangat dibutuhkan agar rencana besar ini dapat berjalan. “Kami berharap dukungan penuh, agar Batam semakin kuat sebagai kawasan strategis nasional dan motor pertumbuhan ekonomi,” tutup Amsakar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *