Agus Bendri menjelaskan, bantuan yang diterima meliputi 200 paket sembako, tiga set alat pelindung diri (APD) khusus karhutla, satu unit motor trail operasional, serta dua unit pompa jinjing berkekuatan 6 HP. Total nilai bantuan mencapai Rp337.510.000.
Menurutnya, dukungan tersebut akan memperkuat kapasitas personel dan sarana operasional BPBD dalam penanganan awal kebakaran hutan dan lahan, sekaligus meningkatkan kecepatan respons saat terjadi kondisi darurat.
“Bantuan ini sangat penting untuk mendukung kesiapsiagaan personel dan operasional di lapangan, terutama dalam menghadapi potensi karhutla yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesiapan logistik dan peralatan merupakan faktor penting dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana. Karena itu, dukungan pemerintah pusat diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penanganan di daerah.
“Melalui bantuan ini, kami berharap upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di Batam dapat dilakukan lebih optimal, sekaligus meminimalkan dampak bencana terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujarnya. (***)









