BI: Kepri Siap Masuk Fase Pertumbuhan Baru Berbasis Nilai Tambah

Kantor BI perwakilan Provinsi Kepulauan Riau
Kantor BI perwakilan Provinsi Kepulauan Riau

Di sektor industri digital, Batam semakin mengukuhkan posisinya sebagai hub data center regional. Kedekatan geografis dengan Singapura dan jalur kabel bawah laut internasional seperti Selat Malaka menjadikan Batam sangat kompetitif dalam pengembangan infrastruktur digital.

Data menunjukkan kapasitas data center di Batam telah mencapai 4,23 MW dengan 18 data center aktif, dan diproyeksikan terus bertambah seiring meningkatnya permintaan layanan digital di kawasan Asia Tenggara.

Pemerintah pusat pun memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan pusat data di Batam sebagai bagian dari strategi nasional transformasi ekonomi digital.

Bacaan Lainnya

“Batam memiliki peluang besar menjadi gerbang digital Indonesia ke pasar global. Tantangannya adalah memastikan kesiapan infrastruktur, pasokan energi, dan pengembangan SDM digital,” ungkap Ardhienus.

Dengan penguatan tiga sektor utama tersebut, Bank Indonesia optimistis ekonomi Kepri pada 2026 akan tumbuh solid dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah terhadap dinamika global.

“Sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci agar potensi ini benar-benar terealisasi dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kepri,” tutup Ardhienus. (Iman Suryanto)

Pos terkait