‘Beliau Jual Mobil Demi Masjid’, Kesaksian Warga Pulau Kasu tentang Iman Sutiawan

“Kami membangun masjid dan pesantren ini dari sumbangan masyarakat Pulau Kasu yang memiliki rezeki lebih. Gotong royong dilakukan bersama-sama,” kata salah seorang tokoh masyarakat.

Tak hanya pembangunan masjid dan pesantren, warga juga menilai Iman Sutiawan selama ini cukup aktif memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat pesisir dan hinterland di Kepulauan Riau.

Mereka menyebut perhatian tersebut terlihat melalui berbagai upaya mendukung pemberdayaan masyarakat hingga menyuarakan persoalan nelayan, termasuk mengenai kebutuhan bahan bakar subsidi.

Bacaan Lainnya

Belakangan, ketenangan warga terusik setelah muncul unggahan Ketua LIRA Kepri, Yusril Koto, yang menyebut adanya dugaan “proyek siluman” di Pulau Kasu. Pernyataan tersebut memicu reaksi masyarakat karena dinilai tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

Melalui video yang diunggah akun TikTok @alelback, masyarakat menegaskan bahwa seluruh pembangunan di Pulau Kasu merupakan hasil swadaya warga dan tidak berkaitan dengan proyek fiktif ataupun proyek yang tidak jelas asal-usulnya.

Tokoh masyarakat, pemuda, hingga perwakilan Forum RT/RW Pulau Kasu menyampaikan kekecewaan mereka. Menurut mereka, penggunaan istilah “proyek siluman” bukan hanya menyasar sebuah bangunan, tetapi juga mencederai semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat pulau.

Sebagai bentuk keterbukaan, warga bahkan mengundang Yusril Koto untuk datang langsung melihat proses pembangunan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Pos terkait