Belajar dari VSIP, BP Batam Dorong Transformasi Kawasan Industri dari Penjual Lahan Menjadi Pencipta Nilai Investasi

Tantangan berikutnya, kata Fary, bukan lagi bagaimana menjual lebih banyak lahan, melainkan memastikan setiap hektare kawasan mampu menghasilkan nilai tambah ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat dan negara.

“Pada akhirnya, kawasan industri terbaik bukanlah yang paling luas, tetapi yang paling mampu menciptakan nilai tambah. Masa depan kawasan industri bukan lagi tentang menjual lahan, melainkan membangun kepercayaan dan menciptakan nilai dari setiap investasi,” pungkasnya. (Iman)

BACA JUGA:  OJK dan Kemehut Perkuat Sinergi Sektor Jasa Keuangan dan Kehutanan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *