IDNNEWS.CO.ID, JAKARTA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) menggelar Evaluasi Implementasi dan Kualitas Data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2024 di Jakarta.
Forum ini menjadi momentum penting untuk mengkaji efektivitas IKP sebagai instrumen mitigasi dan deteksi dini terhadap potensi kerawanan dalam penyelenggaraan pemilu.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah akademisi, peneliti, praktisi, serta jajaran Bawaslu dari berbagai daerah untuk membahas kualitas penyusunan IKP 2024.
Mulai dari dimensi, indikator, metode pengumpulan data hingga berbagai masukan strategis sebagai bahan penyempurnaan penyusunan IKP menjelang Pemilu dan Pilkada 2029.
Dr. Maryamah, M.Pd. I, Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dn Hubungan Masyarakat Bawaslu Kepri mengapresiasi penyelenggaraan evaluasi yang dinilai menjadi ruang diskusi ilmiah sekaligus refleksi terhadap pelaksanaan IKP selama Pemilu 2024.
“Kami mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Puslitbang Bawaslu RI dengan mengangkat tema evaluasi implementasi dan kualitas data IKP 2024. Forum ini sangat penting sebagai bahan evaluasi sekaligus penyempurnaan IKP ke depan,” ujar Maryamah saat dihubungi IDNNews pada Kamis (30/7/2026) pagi.
Menurutnya, berbagai narasumber yang hadir memberikan pandangan komprehensif mengenai kualitas IKP 2024, mulai dari pembahasan dimensi dan indikator, metode pengumpulan data, hingga kritik, masukan, dan rekomendasi untuk penyusunan IKP pada Pemilu 2029.
