Bawaslu Kepri Raih Dua Penghargaan Nasional, Bukti Komitmen pada Transparansi Pemilu

“Peningkatan kepercayaan publik tidak lepas dari konsistensi humas dalam menyampaikan informasi secara terbuka dan bertanggung jawab. Dengan komunikasi publik yang transparan, pemilu semakin dipercaya dan pengawasan dapat berjalan maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu RI Herwyn J.H. Malonda menekankan bahwa kerja humas juga mencakup keberanian memberikan klarifikasi hingga melakukan koreksi atas berbagai catatan kritis masyarakat. Ia menambahkan, sebagian besar kerja humas dilakukan di balik layar, namun memiliki peran besar menjaga kredibilitas lembaga.

“Humas tidak selalu tampil dengan pendekatan humanis. Dalam situasi tertentu, humas harus tegas dan bertanggung jawab, selaras dengan fungsi pengawasan Bawaslu,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Disebut Tidak Tahu Diri Saat Kritisi Kebijakan TP2D, Sekjen DPC Gerindra Laporkan Raja Mustakim

Dari Bawaslu Kepri, Anggota Bawaslu Provinsi Kepri sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, Maryamah, mengapresiasi kerja kolektif yang mengantarkan lembaganya meraih dua penghargaan tertinggi tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil konsistensi dan kolaborasi yang terus dibangun dalam tim.

“Kami ingin memastikan setiap informasi pengawasan pemilu dapat dipahami dengan mudah, sekaligus mendorong masyarakat ikut aktif mengawal demokrasi. Kehumasan adalah jembatan kepercayaan antara Bawaslu dan masyarakat,” ujarnya.

Dengan capaian ini, Bawaslu Kepri dinilai telah sukses menghadirkan kinerja kehumasan yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membantu publik memahami nilai penting pengawasan pemilu. Kehadiran Bawaslu pun semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *