Sementara inovasi kedua adalah POS PBB 2.0, transformasi layanan pembayaran pajak daerah berbasis QRIS yang berhasil meningkatkan efektivitas transaksi dan pendapatan daerah secara signifikan.
Melalui ajang IGA 2025, Wali Kota Batam menegaskan komitmennya menjadikan inovasi sebagai fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang adaptif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Ia berharap, capaian ini dapat menjadi dorongan bagi seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Batam untuk terus berinovasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang unggul dan berdaya saing.
“Semoga melalui IGA 2025 ini, Batam dapat terus menorehkan prestasi dan mempersembahkan hasil terbaik bagi masyarakat,” tutup Amsakar. (***)
