Batam di Persimpangan Krisis Sampah, Seruan Perubahan dari Forum Masyarakat Peduli Batam Maju

IDNNews.co.id, Batam – Di kota yang dikenal sebagai salah satu pusat industri dan perdagangan terbesar di Indonesia, persoalan yang tampak sederhana justru berubah menjadi ancaman serius: sampah. Dalam beberapa tahun terakhir, Kota Batam menghadapi tekanan yang makin besar akibat meningkatnya volume sampah, fasilitas pengolahan yang tak sebanding dengan pertumbuhan kota, serta perilaku sebagian masyarakat yang masih abai terhadap ketertiban membuang sampah.

Kondisi ini membuat Batam berada di titik kritis. Jika tidak segera ditangani, sampah bukan hanya mencemari lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu iklim investasi dan kualitas hidup warganya.

Di tengah situasi tersebut, Forum Masyarakat Peduli Batam Maju (FMPBM) hadir membawa serangkaian gagasan strategis. Dipimpin oleh Osman Hasyim, forum ini menyusun masukan dan usulan yang menyentuh sisi teknis, sosial, hingga tata kelola, sebagai upaya membangunkan kesadaran semua pihak bahwa masalah sampah adalah ancaman nyata — sekaligus peluang untuk memperbaiki masa depan kota.

Bacaan Lainnya

Batam dan Beban Sampah yang Kian Menumpuk

Batam adalah kota dengan pertumbuhan penduduk dan kegiatan ekonomi yang sangat pesat. Namun, kecepatan pembangunan tidak selalu sejalan dengan kesiapan infrastruktur dasar. Volume sampah meningkat tajam seiring pertumbuhan kawasan perumahan baru, kawasan komersial, dan aktivitas industri. TPA yang ada terus menanggung beban, sementara sistem pemilahan dan daur ulang belum berjalan optimal.

Pos terkait