Aspirasi Warga Batam Mengalir Saat Reses Hendra Asman, Fasum-Fasos Jadi Sorotan

Menurut dia, pemerintah daerah akan lebih mudah melakukan pembangunan maupun perbaikan fasilitas apabila fasum dan fasos telah diserahkan secara resmi oleh pengembang kepada Pemerintah Kota Batam.

“Saya mendapat banyak aspirasi. Saya bersyukur karena bisa mendengar langsung warga saya. Salah satu yang penting saat ini untuk mengakomodir aspirasi itu, kita harus pastikan fasum dan fasos mereka telah diserahkan oleh developer ke Pemko Batam,” ujar Hendra.

Politikus Partai Golkar itu menyampaikan pernyataan tersebut setelah sejumlah ketua RT mengungkapkan masih terdapat fasilitas umum dan fasilitas sosial di kawasan perumahan mereka yang belum diserahkan pengembang kepada Pemko Batam.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Bahas Transmigrasi Lokal, DPRD Batam Rapat dengan Menteri Transmigrasi

Hendra juga meminta para pengembang perumahan segera memenuhi kewajiban tersebut agar fasilitas yang telah dibangun dapat dikelola, diperbaiki, maupun dikembangkan oleh pemerintah.

“Lewat kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan kepada para pengembang, jika fasum dan fasosnya setelah satu tahun dibangun agar diserahkan ke Pemko Batam. Agar dapat dibangun atau direnovasi oleh pemerintah,” katanya.

Selain menyerap aspirasi, Hendra memanfaatkan rangkaian reses tersebut untuk menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, khususnya warga Lubukbaja dan Batam Kota, yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk kembali duduk sebagai anggota DPRD Kota Batam selama tiga periode.

Ia menilai dukungan masyarakat menjadi amanah yang harus dibalas dengan kerja nyata dan memperjuangkan kebutuhan warga melalui lembaga legislatif.

BACA JUGA:  Perkuat Ketahanan dan Daya Saing Perbankan Syariah Nasional, OJK Luncurkan Dua POJK Baru

“Tanpa suara bapak ibu warga, saya tidak duduk tiga periode di DPRD Batam. Saya sangat berterima kasih. Maka semua aspirasi ini akan saya jadikan sebagai program kerja untuk menjadi pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Batam,” ujar Hendra.

Dengan berakhirnya rangkaian reses tersebut, Hendra memastikan berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Kota Batam, terutama terkait peningkatan infrastruktur lingkungan dan kualitas pelayanan publik. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *