Asosiasi Pramuwisata Madani Siapkan Ratusan Guide Bersertifikat Sambut Lonjakan Wisatawan

Pada periode peak season 1–3 Mei 2026, asosiasi travel agent di Batam seperti ASITA, ASPABRI, IPI, dan ASPPI merekrut anggota APM untuk magang sebagai tour guide.

Sebanyak 38 anggota yang telah terlatih diterjunkan mendampingi wisatawan asal Singapura dan Malaysia. Mereka tampil dengan busana adat Melayu lengkap serta menyampaikan storytelling budaya dan pantun yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara.

Selain peningkatan kompetensi, APM juga menyiapkan perlindungan sosial bagi anggota. Pengurus APM, Irfan Gustaf, menyebut pihaknya tengah menjajaki kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya untuk memberikan perlindungan jaminan sosial tenaga kerja bagi seluruh anggota.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  15–17 September, Pemko Batam Gelar Pasar Murah untuk Jaga Stabilitas Harga

“Pihak BPJSTK menyambut baik rencana perlindungan bagi anggota APM,” katanya.

Sejumlah anggota yang mengikuti sertifikasi mengaku terharu atas kesempatan tersebut. Rian Ardanta dan Deni Ardanta, dua pemuda dari LAM Sagulung, kini resmi tersertifikasi dan bekerja sebagai guide in-house di perusahaan travel agent.

“Kami bersyukur bisa menjadi guide profesional dan membuktikan bahwa pemuda Melayu mampu menceritakan sejarah dan budaya kepada wisatawan mancanegara,” ujar Deni.

Program sertifikasi dan pembinaan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pariwisata, memperluas lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi sektor wisata di Batam dan Kepulauan Riau. (Iman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *