Ditto turut mengingatkan agar penumpang selalu mematuhi protokol keselamatan di atas kapal, menjaga kebersihan dan mengikuti arahan awak kapal selama perjalanan.
“Kami mengimbau seluruh calon penumpang untuk memesan tiket jauh-jauh hari melalui channel resmi supaya terhindar dari antrean panjang di pelabuhan. Kami juga memastikan setiap kapal dan ABK PELNI siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” pungkas Ditto.
Demi kelancaran Angkutan Lebaran, PELNI telah menggelar workshop keselamatan kapal untuk seluruh ABK, menyiapkan posko bersama dan monitoring BMKG, menyesuaikan rute serta jadwal pelayaran, serta menempatkan tambahan personil pengamanan internal dan eksternal baik di atas kapal maupun di pelabuhan.
Tiket kapal PELNI dapat diperoleh di seluruh channel pembelian, seperti aplikasi PELNI Mobile, website PELNI, contact center 162, loket cabang, fitur Lifestyle BCA Mobile, my BCA, Sukha by Livin Mandiri, BNI agen46, agen BRI link BRImo, Gopay, Dana, Telkomsel, jaringan Indomaret dan OMI mitra Indogrosir, jaringan Alfamart dan Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, easybook.com, via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia hingga Versa dan Topindo.
Untuk pembayaran, PELNI sudah bekerja sama dengan BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, Indomaret dan OMI mitra Indomaret, jaringan Alfamart dan Alfamidi, iSaku, Finpay dan Fastpay.
Pelabuhan Keberangkatan Terpadat per tanggal 16 Maret 2026 :
1. Batam (22.840 pax)
2. Balikpapan (22.300 pax)
3. Makassar (22.002 pax)
4. Ambon (14.446 pax)
5. Kumai (14.119)
Pelabuhan Kedatangan Terpadat per tanggal 16 Maret 2026 :
1. Surabaya (36.936 pax)
2. Belawan (22.670 pax)
3. Makassar (21.033 pax)
4. Bau-Bau (17.768 pax)
5. Ambon (13.663 pax)
Ruas Terpadat per tanggal 16 Maret 2026 :
1. Batam – Belawan (20.251 pax)
2. Balikpapan – Surabaya (10.980 pax)
3. Kumai – Semarang (8.727 pax)
4. Makassar – Surabaya (7.009 pax)
5. Belawan – Batam (5.851 pax). (***)








