APINDO Batam Dukung Imbauan WFH, Tekankan Fleksibilitas Demi Stabilitas Ekonomi

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Batam, Rafki Rasyid
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Batam, Rafki Rasyid

IDNNEWS.CO.ID, BATAM – Dunia usaha di Batam mulai merespons imbauan pemerintah terkait penerapan work from home (WFH) bagi sebagian karyawan swasta.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Batam, Rafki Rasyid, menegaskan bahwa kalangan pengusaha memahami kebijakan tersebut sebagai langkah antisipatif menghadapi dinamika ekonomi global yang semakin tidak menentu.

Menurut Rafki, imbauan WFH dari pemerintah dipandang sebagai langkah preventif untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik yang berdampak pada lonjakan biaya logistik dan ancaman kelangkaan energi.

Bacaan Lainnya

Rafki menegaskan bahwa kebijakan WFH bukanlah kewajiban yang harus diterapkan secara menyeluruh oleh seluruh perusahaan. Ia menilai pemerintah memberikan ruang fleksibilitas bagi pelaku usaha untuk menyesuaikan dengan karakteristik sektor masing-masing.

“Bagi pengusaha yang bisa menjalankan WFH, kami himbau untuk melaksanakan. Namun bagi yang tidak memungkinkan, tidak ada paksaan karena sifatnya hanya imbauan,” ujarnya saat dimintai komentarnya oleh KE Group terkait hal ini melalui  pesan singkat elektronik pada Senin (6/4/2026) pagi.

Kondisi ini dinilai realistis mengingat struktur ekonomi Batam didominasi sektor manufaktur dan industri berbasis produksi. Banyak pekerja di kawasan industri yang menjalankan tugas langsung di lapangan sehingga tidak memungkinkan bekerja dari rumah.

Meski demikian, APINDO menilai WFH tetap relevan untuk pekerjaan tertentu, khususnya yang berbasis administrasi dan layanan pendukung perusahaan.

Pos terkait