APBD Perubahan Batam 2026 Naik, Pendapatan Tembus Rp4,255 Triliun untuk Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

IDNNEWS.CO.ID, BATAM – Pemerintah Kota Batam mengusulkan peningkatan anggaran dalam Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 sebagai langkah memperkuat daya saing ekonomi, mempercepat pembangunan infrastruktur, sekaligus menjaga momentum pertumbuhan investasi di kota industri tersebut.

Usulan tersebut disampaikan Wali Kota Batam, Haji Amsakar Achmad, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam yang dipimpin Ketua DPRD Haji Muhammad Kamaluddin, Senin (3/8/2026).

Dalam pemaparannya, Amsakar menjelaskan perubahan KUA-PPAS dilakukan karena adanya perkembangan asumsi ekonomi dan fiskal yang berbeda dari proyeksi awal, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 serta Permendagri Nomor 77 Tahun 2020.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Berita Foto: Anggota DPRD Batam Ir Suryanto Terima Audiensi Siswa SD Al Kaffah

“Pemerintah Kota Batam melakukan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS dengan mempedomani Perubahan RKPD Tahun Anggaran 2026,” ujar Amsakar.

Dari sisi pendapatan, Pemerintah Kota Batam mengusulkan kenaikan target dari Rp4,184 triliun menjadi Rp4,255 triliun atau bertambah sekitar Rp71,1 miliar. Kenaikan tersebut terutama berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang meningkat menjadi Rp2,706 triliun, naik 4,82 persen dibanding target sebelumnya sebesar Rp2,581 triliun.

Peningkatan PAD ditopang optimalisasi penerimaan pajak daerah melalui penambahan titik reklame videotron, pencairan piutang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), penambahan objek pajak baru, serta penyesuaian target Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

BACA JUGA:  Sambut Imlek, HARRIS Hotel Batam Center Persembahkan Path to Prosperity Dinner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *