Tanjung Sauh Batam Berpotensi Pasok Listrik Bintan, Kebutuhan Capai 105 MW

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kepri, M. Darwin,
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kepri, M. Darwin,

IDNNEWS.CO.ID, TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjajaki penguatan pasokan listrik untuk Pulau Bintan melalui kerja sama dengan pembangkit listrik di Tanjung Sauh, Batam.

Opsi ini disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan listrik di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan yang mencapai sekitar 105 megawatt (MW).

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kepri, M. Darwin, mengatakan pasokan dari Tanjung Sauh menjadi salah satu alternatif yang dipertimbangkan pemerintah untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan Pulau Bintan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Wali Kota Batam Hadiri Rakor Penguatan Indeks Integritas Nasional, Tegaskan Komitmen Pemerintahan Bersih

Dengan kebutuhan listrik mencapai 105 MW, ketersediaan pasokan hingga 150 MW dinilai dapat memberikan ruang yang lebih memadai untuk menjaga kecukupan daya di wilayah tersebut.

“Se-Pulau Bintan kan butuh 105 MW. Jika kita dapat 150 MW, itu sudah aman,” kata Darwin, Selasa (19/10/2026).

Menurut Darwin, kerja sama dengan pembangkit di Tanjung Sauh dapat menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan listrik Bintan.

Namun, pelaksanaannya tetap memerlukan koordinasi dengan PLN serta kajian teknis mengenai kemampuan pembangkit dan jaringan penyaluran listrik ke Pulau Bintan.

Selain opsi dari Tanjung Sauh, Pemprov Kepri juga mempertimbangkan peluang kerja sama dengan pembangkit listrik milik PT BAI di Bintan. Opsi tersebut masih perlu memperhatikan sejumlah aspek administrasi dan teknis, termasuk kesesuaian kapasitas pasokan dengan kebutuhan sistem kelistrikan setempat.

BACA JUGA:  Satgas RAFI 2025: Konsumsi BBM di Kepri Diprediksi Meningkat hingga 14 Persen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *