Kemenko Pangan dan Mitra Salurkan Bantuan Rp1,7 Miliar untuk Warga Terdampak Bencana NTT

IDNNEWS.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) bersama sejumlah mitra melalui program Sahabat Pangan Peduli NTT menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan mencapai sekitar Rp1,7 miliar untuk masyarakat di sejumlah wilayah NTT, meliputi Kabupaten Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, dan Manggarai Timur.

Bantuan tersebut terdiri atas bantuan tunai sebesar Rp990 juta dan bantuan barang senilai sekitar Rp710 juta.

Bacaan Lainnya

Sejumlah rumah ibadah yang terdampak gempa bumi di NTT juga mendapat dukungan untuk proses pemulihan. Di Kabupaten Ngada, Kemenko Pangan menyalurkan Rp50 juta untuk Gereja Paroki Soa, serta masing-masing Rp25 juta untuk Masjid Maubawa dan Masjid Aimere.

Selain itu, bantuan sebesar Rp50 juta disalurkan kepada Paroki Gako di Kabupaten Nagekeo dan Rp50 juta kepada Paroki Ropa di Kabupaten Ende untuk membantu pemulihan rumah ibadah yang terdampak gempa.

BACA JUGA:  Wagub Kepri Nyanyang Safari Ramadan di Tembesi Batam, Serahkan Bantuan untuk Yatim dan Dhuafa

“Kami di Kemenko Pangan terpanggil untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Melalui Sahabat Pangan Peduli NTT, kami mengajak dunia usaha, asosiasi, BUMN, dan seluruh keluarga besar Kemenko Pangan untuk bergotong royong membantu masyarakat agar dapat segera bangkit dan pulih,” ujar Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital dan Hubungan Antar Lembaga Bara Krisnha Hasibuan dalam keterangannya, Sabtu (26/9/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan saat Bara melakukan penyaluran bantuan di Kabupaten Ngada bersama Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Konektivitas Prayudi Syamsuri. Bantuan tersebut diterima oleh Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu pada Kamis (24/9/2026).

Bantuan Pangan untuk 1.908 Keluarga

Dalam kesempatan tersebut, bantuan pangan juga diberikan kepada warga terdampak. Sekitar Rp565 juta bantuan dari Cargill Indonesia telah lebih dahulu disalurkan pada minggu kedua September 2026 di Kabupaten Ende, Sikka, dan Manggarai Timur.

Bantuan tersebut menjangkau 1.908 keluarga di sembilan desa dalam bentuk paket kebutuhan pokok dan kebutuhan dasar.

BACA JUGA:  Kendalikan Inflasi, Pemko Batam Bakal Gelar Operasi Pasar Murah

Kemenko Pangan juga menyalurkan bantuan sebesar Rp240 juta kepada keluarga besar Kemenko Pangan yang terdampak bencana. Selain itu, paket sembako senilai Rp50 juta dibagikan kepada masyarakat di Desa Turamuri dan warga di sekitar Gereja Paroki Soa, Kabupaten Ngada.

Untuk bantuan tunai, dukungan antara lain berasal dari Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) dan para anggotanya sebesar Rp1,2 miliar, GAPMMI Rp100 juta, Sinar Mas Rp100 juta, P3JI Rp50 juta, ASKINDO Rp30 juta, KSO Sucofindo-Surveyor Indonesia Rp10 juta, serta pegawai Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Sementara itu, bantuan dalam bentuk barang berasal dari Cargill Indonesia sebesar Rp565 juta, ID FOOD Rp100 juta, Heinz ABC Indonesia Rp20 juta, Frisian Flag Indonesia Rp16 juta, dan Mayora Rp9 juta, dengan total nilai bantuan barang sekitar Rp710 juta.

Kemenko Pangan juga memperoleh dukungan dari PT Pos Indonesia untuk mendukung rangkaian distribusi dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi pemerintah, dunia usaha, asosiasi, BUMN, dan pegawai Kemenko Pangan dalam membantu masyarakat NTT.

BACA JUGA:  Warga Terdampak Pengembangan Rempang Eco-City Ucapkan Terima Kasih atas Penerbitan SHM

Pemda dan Tokoh Agama Apresiasi Bantuan

Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemenko Pangan dan seluruh mitra kepada masyarakat terdampak bencana.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada, kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan bantuan dari Kemenko Pangan dan seluruh mitra. Dukungan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana,” ungkap Bernadinus.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, tim Kemenko Pangan bersama Pemerintah Kabupaten Ngada juga meninjau sejumlah lokasi terdampak, termasuk Gereja Salib Suci Soa dan Desa Turamuri. Bantuan sembako turut disalurkan secara langsung kepada masyarakat.

Uskup Agung Ende Mgr. Budi Kleden juga mengapresiasi seluruh pihak yang memberikan dukungan kepada masyarakat NTT.

“Sebagai umat beriman dan orang berbudaya, kami berusaha untuk bangkit, tidak tenggelam dalam musibah. Kebangkitan itu tidak terlepas dari dukungan para donatur, termasuk Kemenko Pangan,” pungkas Mgr. Budi.

SUMBER: DETIK

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *