Pembangunan PSEL Resmi Dimulai, Dorong Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik

IDNNEWS.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah resmi memulai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Proyek yang dikembangkan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) tersebut diharapkan menjadi model nasional dalam pengembangan fasilitas waste-to-energy atau pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Groundbreaking proyek dilakukan pada Rabu (29/7/2026) oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, sekaligus disertai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pengembangan proyek waste-to-energy di Jawa Barat.

Wamen ESDM Yuliot Tanjung mengatakan pembangunan PSEL Legok Nangka akan memberikan manfaat besar, tidak hanya dalam penyediaan energi bersih, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, meningkatkan perekonomian daerah, serta menekan emisi karbon.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Digitalisasi dan Efisiensi Operasional Picu Realisasi PNBP dari Pelabuhan BP Batam Naik 55 Persen

“Proyek ini diharapkan menjadi percontohan nasional untuk pengembangan waste-to-energy di Indonesia, sekaligus menjadi fondasi percepatan implementasi proyek serupa melalui kolaborasi yang solid,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan proyek tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di kawasan Bandung Raya dan sekitarnya.

Menurutnya, pengelolaan sampah harus diarahkan agar mampu memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan energi bersih, bukan lagi sekadar menjadi beban lingkungan.

“Kami ingin menjadikan persoalan sampah bukan lagi sebagai beban, tetapi sebagai sumber daya yang dapat memberikan nilai tambah melalui energi bersih, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup masyarakat Jawa Barat,” kata Dedi.

BACA JUGA:  Tinjau Command Centre K3, Direksi PLN Batam Dorong Digitalisasi Pengawasan Keselamatan Kerja

PSEL Legok Nangka dirancang memiliki kapasitas pengolahan sekitar 2.131 ton sampah per hari dan akan melayani enam daerah di Jawa Barat, yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Sumedang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *