Wagub Kepri Nyanyang Haris Soroti Peran Influencer Marketing dalam Mendorong Ekonomi Digital Global

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura yang akrab disapa Bang Nyanyang
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura yang akrab disapa Bang Nyanyang

IDNNEWS.CO.ID, BATAM – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, tampil sebagai Keynote Speaker dalam International Webinar 2026 bertema The Role of Influencer Marketing in Building Global Brands yang digelar secara daring pada Sabtu (27/6/2026).

Dalam forum internasional tersebut, Nyanyang menyoroti pentingnya transformasi digital sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi global modern.

Dalam pidatonya di hadapan peserta dari berbagai negara, Nyanyang menegaskan bahwa perkembangan ekonomi digital telah mengubah secara fundamental cara sebuah merek membangun hubungan dengan konsumen.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Wagub Kepri Nyanyang Dorong Perbasi Batam Cetak Prestasi Internasional

Menurutnya, strategi pemasaran tradisional kini tidak lagi menjadi satu-satunya pendekatan efektif di tengah dominasi platform digital yang semakin berkembang pesat.

“Dunia telah mengalami transformasi luar biasa dalam cara merek berkomunikasi dengan konsumen. Hari ini, pengaruh tidak lagi hanya dimiliki korporasi besar, tetapi juga individu yang mampu membangun koneksi autentik dengan audiens global,” ujar Nyanyang.

Ia menjelaskan bahwa fenomena influencer marketing kini menjadi salah satu instrumen ekonomi digital yang semakin strategis bagi dunia usaha. Influencer, kata dia, tidak lagi sekadar pembuat konten, melainkan telah berkembang menjadi pembentuk opini publik, pencerita merek, sekaligus aktor penting yang memengaruhi keputusan konsumsi masyarakat.

BACA JUGA:  Mudik Aman Bersama BUMN 2025: TelkomGroup Lepas Ribuan Pemudik Menuju Kampung Halaman

Menurut Nyanyang, dalam dunia bisnis modern, tingkat kepercayaan konsumen kini menjadi faktor utama keberhasilan sebuah merek. Bahkan, keaslian komunikasi dinilai memiliki nilai lebih besar dibandingkan kampanye iklan konvensional dengan biaya tinggi.

“Di era digital, kepercayaan adalah mata uang paling berharga. Merek mungkin menciptakan produk, tetapi manusialah yang menciptakan kepercayaan,” tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *