Dua bentuk bantuan tersebut menyentuh kebutuhan yang berbeda, tetapi saling berkaitan. Ketika kebutuhan dasar keluarga terbantu, orang tua diharapkan memiliki ruang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.
Nyanyang mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima.
Ia juga menitipkan pesan khusus kepada anak-anak agar menjadikan bantuan perlengkapan sekolah sebagai penyemangat untuk terus belajar, meningkatkan prestasi, dan mengejar cita-cita.
“Saya berharap bantuan perlengkapan sekolah dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, meningkatkan prestasi, dan meraih cita-cita,” ujarnya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa perhatian pemerintah tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan hari ini. Pendidikan tetap menjadi bagian penting dari upaya mempersiapkan generasi muda yang mampu tumbuh, berkembang, dan berkontribusi bagi daerahnya.
Menurut Nyanyang, anak-anak perlu memperoleh dukungan agar dapat mengembangkan potensi diri. Sebab, kualitas generasi penerus akan turut menentukan arah pembangunan Kepri pada masa mendatang.
“Bantuan ini tidak hanya menjadi wujud kepedulian sosial, tetapi juga mencerminkan upaya pemerintah untuk terus memperhatikan kebutuhan masyarakat serta mendukung tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” tambahnya.
Selain penyaluran bantuan, kegiatan di Kabupaten Lingga tersebut juga dirangkai dengan sosialisasi Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos).
