“Terima kasih banyak atas penghargaan yang diberikan kepada Yayasan Merah Putih. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada para pengusaha yang telah memberikan dukungan sehingga kami bisa membangun Sekolah Merah Putih Terintegrasi. Ini tentu merupakan hasil gotong royong para pengusaha,” ujar Eddy.
Menurutnya, dukungan berbagai pihak menjadi kekuatan penting dalam merealisasikan pembangunan fasilitas pendidikan yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi BP Batam yang telah memberikan ruang pengakuan terhadap investasi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memperhatikan dampak sosial bagi masyarakat.
“Investasi itu bukan hanya soal kegiatan usaha, tetapi juga bagaimana memberikan dampak dan menjadi bagian dari upaya menjadikan Batam sebagai kota modern,” ungkapnya.
Sebagaimaan diketahui, kehadiran Sekolah Merah Putih Terintegrasi menjadi wujud nyata bagaimana kepedulian dunia usaha dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia.
Melalui semangat kolaborasi, Yayasan Merah Putih berupaya menghadirkan sarana pendidikan yang dapat menjadi bagian dari solusi peningkatan akses pendidikan serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih baik.
Model gotong royong yang dibangun yayasan juga memperlihatkan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan atau dunia usaha dapat diwujudkan melalui program yang manfaatnya dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Di tengah perkembangan Batam sebagai kawasan industri, perdagangan, investasi, dan pariwisata, pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan menjadi salah satu kebutuhan penting.
