Wagub Nyanyang Haris Pratamura: Pendidikan Jadi Kunci Utama ‘Memutus Rantai’ Kemiskinan di Kepri

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura

IDNNEWS.CO.ID, TANJUNG PINANG  — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memperkuat strategi pengentasan kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta keterlibatan investor dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Dr. Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si., menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya mengandalkan bantuan sosial. Pemerintah perlu membangun kemandirian masyarakat melalui pendidikan, peningkatan keterampilan, dan perluasan kesempatan ekonomi.

Menurut Nyanyang, perhatian khusus harus diberikan kepada keluarga yang masuk kelompok desil 1 dan desil 2, terutama keluarga nelayan, petani, serta masyarakat berpenghasilan rendah yang menghadapi keterbatasan akses terhadap pendidikan dan pekerjaan layak.

Bacaan Lainnya

“Pengentasan kemiskinan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Anak-anak dari keluarga nelayan, petani, dan masyarakat kurang mampu harus tetap mendapatkan kesempatan untuk bersekolah. Pendidikan menjadi salah satu jalan penting untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi,” ujar Nyanyang.

Ia menekankan, anak-anak dari keluarga kurang mampu harus memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas, mengembangkan keterampilan, dan meningkatkan taraf hidup keluarganya.

Kepri disebut mencatatkan tingkat kemiskinan terendah keempat secara nasional. Capaian tersebut perlu diikuti dengan kebijakan yang memastikan masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh akses lebih luas terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan kesempatan kerja.

Wagub Nyanyang menilai pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri di Kepri.

Pos terkait