“Harapan kita tentu pertumbuhan ekonomi masyarakat semakin meningkat. Karena kalau budidaya ini berkembang, efeknya besar sekali untuk daerah,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, suasana hangat terlihat ketika Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura mendengarkan langsung berbagai keluhan dan kebutuhan para pembudidaya.
Bahkan Kepala desa setempat menyampaikan bahwa masyarakat masih membutuhkan dukungan sarana penunjang budidaya, terutama alat pengukur kualitas air seperti DO meter, alat pengukur alkalinitas dan pH, serta bantuan bibit.
Ia menjelaskan bahwa kualitas air menjadi faktor penting dalam keberhasilan budidaya udang dan ikan kerapu. Ketika kadar alkalinitas rendah atau kondisi pH tidak stabil, risiko kematian udang bisa meningkat dan berdampak terhadap hasil panen masyarakat.
“Kami berharap ada bantuan alat-alat pendukung budidaya dan pembinaan agar masyarakat bisa lebih maksimal dalam mengelola tambak,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Bang Nyanyang langsung memberikan perhatian serius. Ia menyebut pemerintah akan berupaya membantu kebutuhan masyarakat agar usaha budidaya dapat berkembang lebih baik dan berkelanjutan.
Menurutnya, penggunaan dolomit dan alat pengukur pH menjadi salah satu solusi penting dalam menjaga kualitas air tambak agar tetap stabil.
