“Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan terus hadir untuk mendukung seluruh kegiatan keagamaan yang membawa manfaat bagi masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa seluruh umat beragama dapat menjalankan ibadah dan perayaan keagamaannya dengan aman, nyaman, dan penuh kekhidmatan,” tegas Nyanyang.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari aspek ekonomi dan infrastruktur semata, tetapi juga dari keberhasilan menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
“Kerukunan antarumat beragama merupakan modal sosial yang sangat berharga bagi Kepulauan Riau. Oleh karena itu, mari kita jaga bersama suasana yang kondusif, damai, dan saling menghargai agar Kepri terus menjadi daerah yang aman, nyaman, dan menjadi contoh toleransi bagi daerah lain di Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam pesan Hari Tri Suci Waisak 2570 BE/2026 mengajak umat Buddha menjadikan Waisak sebagai momentum memperkuat komitmen dalam menebarkan kebajikan, mempererat persaudaraan, serta menjaga perdamaian dunia.
Menurut Menteri Agama, Dharma bukan hanya ajaran keagamaan, tetapi juga menjadi pedoman hidup yang menuntun manusia untuk tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kebenaran, moralitas, dan kebijaksanaan di tengah berbagai tantangan zaman.
