Tidak berhenti pada penindakan, perusahaan juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan porter. Program pembinaan, sosialisasi, dan edukasi akan dilaksanakan secara berkala dengan pendekatan yang humanis dan konstruktif.
Materi pembinaan meliputi etika pelayanan, komunikasi kepada pelanggan, transparansi tarif layanan, hingga pentingnya menjaga citra pelayanan di lingkungan bandara. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme seluruh petugas porter sebagai mitra pelayanan kepada masyarakat.
“Manajemen juga mengingatkan bahwa penumpang yang mengalami kesulitan selama proses keberangkatan, termasuk saat check-in, dapat langsung meminta bantuan kepada petugas resmi bandara seperti Customer Service maupun petugas Terminal & Landside Service,” jelasnya lagi.
Layanan pendampingan tersebut diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya, sehingga masyarakat tidak perlu ragu meminta bantuan apabila membutuhkan informasi ataupun bantuan operasional selama berada di area terminal.
Selain itu, PT Bandara Internasional Batam mengimbau masyarakat untuk menyampaikan setiap keluhan maupun masukan melalui kanal pengaduan resmi agar setiap laporan dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan objektif.
Manajemen juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat peristiwa yang menjadi perhatian publik tersebut.
“Perusahaan berkomitmen melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan agar seluruh layanan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam mampu memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan sesuai harapan masyarakat,” tutupnya . (Iman)
