Target 2,7 Juta Wisatawan 2026, Kepri Fokus Perbaiki Akses dan Layanan

Selain transportasi, pelayanan imigrasi juga menjadi fokus pembenahan setelah sempat muncul kasus yang berdampak pada citra pariwisata. Pemerintah daerah kini mendorong penyamaan persepsi antarinstansi agar pelayanan di pintu masuk wisatawan berjalan lebih profesional dan konsisten.

“Yang terpenting adalah memberikan rasa nyaman dan aman bagi wisatawan,” tegasnya.

Kepri juga mengoptimalkan potensi wisata di sejumlah daerah unggulan seperti Batam, Bintan, Karimun, dan Tanjungpinang melalui penyelenggaraan berbagai agenda, mulai dari event mingguan hingga tahunan. Strategi ini diharapkan mampu memperpanjang lama tinggal wisatawan sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi lokal.

Bacaan Lainnya

Di sisi kebijakan, Pemprov Kepri juga mendorong pemerintah pusat menghadirkan skema visa yang lebih fleksibel untuk menarik wisatawan dari pasar potensial seperti China, Korea Selatan, dan Jepang.

“Dengan dukungan kebijakan visa yang tepat, kami optimistis jumlah wisatawan akan meningkat dan memberi dampak ekonomi signifikan,” ujarnya.

Meski menghadapi berbagai tantangan, Pemprov Kepri tetap optimistis sektor pariwisata dapat tumbuh berkelanjutan melalui sinergi pemerintah, pelaku industri, dan dukungan kebijakan pusat.

“Dengan sinergi antara semua pemangku kepentingan serta dukungan dari pemerintah pusat, kami optimistis target pariwisata bisa tercapai,” pungkas Nyanyang.(IMAN)

Pos terkait