IDNNEWS.CO.ID, TANJUNGPINANG – Di tengah padatnya agenda pemerintahan, Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, memilih meluangkan waktu mengunjungi tiga kakak beradik yang beberapa waktu lalu menjadi perhatian publik. Kisah mereka yang hidup dalam keterbatasan dan sempat viral di media sosial menggugah empati banyak pihak.
Bagi Nyanyang, kehadiran pemerintah tidak cukup hanya melalui kebijakan atau program di atas kertas. Pemerintah harus hadir secara nyata, menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan, terutama anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan.
Sabtu (4/7/2026), Nyanyang datang ke Rumah Pelayanan Rehabilitasi Sosial Anak (RPRSA) Ceria milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Tanjungpinang. Di tempat itulah ketiga kakak beradik tersebut kini mendapatkan perlindungan, perawatan, serta pendampingan setelah dievakuasi oleh Dinas Sosial.
Suasana hangat terasa ketika Nyanyang berbincang dengan para petugas dan melihat langsung kondisi ketiga anak tersebut. Baginya, perhatian terhadap anak-anak terlantar bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama untuk memastikan tidak ada generasi Kepri yang kehilangan masa depan karena persoalan ekonomi maupun sosial
Dalam kesempatan itu, Nyanyang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bergerak cepat, mulai dari Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Riau, hingga seluruh petugas yang telah bekerja tanpa mengenal waktu demi memberikan perlindungan kepada ketiga anak tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama menemukan ketiga anak ini sehingga sekarang mereka mendapatkan perawatan dan pendampingan yang layak,” ujar Nyanyang.
Namun, menurutnya, proses penyelamatan tersebut hanyalah langkah awal. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah menyiapkan tahapan berikutnya agar ketiga anak itu benar-benar memiliki kesempatan membangun masa depan yang lebih baik.
Pendidikan sebagai Jalan Mengubah Masa Depan
Bagi Nyanyang, setiap anak memiliki hak yang sama untuk hidup layak dan memperoleh pendidikan. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan mengupayakan ketiga kakak beradik tersebut mengikuti Program Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan berasrama yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Di sekolah tersebut, mereka tidak hanya memperoleh pendidikan formal, tetapi juga pembinaan karakter, pendampingan, serta pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari.
