“Sekolah ini akan diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Peserta didik nantinya mendapatkan fasilitas pendidikan terpadu, tempat tinggal di asrama, layanan gizi dan kesehatan, serta pembinaan karakter dan literasi teknologi sejak dini,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah tidak ingin ada lagi anak Indonesia yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi keluarga.
Sekolah Merah Putih di Rempang direncanakan dibangun di atas lahan seluas sekitar 16 hektare. Kawasan tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti asrama siswa dan guru, lapangan upacara, lapangan sepak bola, kolam renang berstandar olimpik, klinik kesehatan, serta central kitchen untuk mendukung pemenuhan gizi berbasis potensi lokal Rempang.
“Selain itu, kawasan pendidikan tersebut juga akan dilengkapi urban farm dan botanical garden, serta sistem kolam dan drainase yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan rekreasi,” kata Mouris. (***)
